Belajar Jarak Jauh Selama Pandemi COVID-19, Jabar Bagikan 3,2 Juta Nomor Perdana
Pemerintah Jawa Barat bagikan 3,25 juta nomor handphone baru untuk semua pelajar tingkat SMA serta SMK serta SLB negeri dan swasta. Pembagian nomor handphone adalah hasil kerjasama dengan Telkomsel buat memberikan dukungan pekerjaan belajar mengajar daring semasa epidemi COVID-19.
| Pelajaran Berharga Untuk Lampard |
Menurut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, nomor pertama gratis berisi 10 Gigabite (Gb) kouta internet itu diberikan pada beberapa guru yang akan memberi evaluasi.
Sedang untuk pelajar di madrasah, aliyah, pesantren serta mahasiswa, lanjut Ridwan Kamil, akan diberi selesai mendaftarkan ke Dinas Pendidikan serta Pikobar, sesuai tersedianya nomor pertama sebab bukan termasuk juga tanggung jawab pemerintah propinsi.
"Bagaimana dengan SD serta SMP? Sebab wewenangnya berada di bupati serta wali kota program yang juga sama saya dengar berlangsung di level SD serta SMP. Tetapi sebab bukan wewenang gubernur, saya tidak dapat menjawab. Jadi, minimum di wewenang kami semua saya gratiskan dengan Telkomsel," tutur Ridwan Kamil dalam info wartawan yang diterima Health Liputan6.com di Bandung pada Kamis, 3 September 2020.
Ridwan menjelaskan semua nomor telephone baru itu untuk alokasi bulan Desember. Sesaat untuk bulan selanjutnya, kata Ridwan Kamil, setiap penerima pertolongan tinggal bayar Rp5 ribu dengan 11 Gigabite bisa ada per bulan.
Tetapi, Ridwan Kamil akui sedang menimbang dengan DPRD dengan dana APBD untuk menggratiskan hal sama di bulan September 2020. Gagasannya, di bulan November sampai Desember, 3.25 juta nomor pertama gratis itu diresmikan.
"Tetapi sesaat saya adukan yang tentu dahulu yakni gratis di bulan September. Teknisnya jika ia tupoksi kami, seperti SMA sampai SLB itu disatukan oleh sekolah. Jadi, bukan orang per orang kelak sekolah yang ajukan contohnya 1.000, 500 atau berapakah," kata Ridwan Kamil.
Sedang untuk madrasah, aliyah serta pesantren sebab wewenang Kementerian Agama bisa diserahkan per individu atau barisan. Sama seperti dengan mahasiswa.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkay suara berkaitan gagasan uji medis babak ke-3 vaksin Covid-19 yang akan dilaksanakan team penelitian Kampus Padjadjaran. Team Unpad yang dipilih PT Bio Farma akan mengetes medis vaksin corona produksi Sinovach, Tion...
